
Tim Tanggap Insiden Siber Pemerintah Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan SABER (Sapu Bersih) Malware di lingkungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kota Probolinggo pada tanggal 23 s/d 25 Juni 2026
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas adanya indikasi account compromise yang diduga disebabkan oleh infeksi malware pada perangkat yang digunakan oleh admin dan operator salah satu aplikasi yang dikelola oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kota Probolinggo.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada perangkat yang berada di lingkungan Bidang Usaha Kecil dan Mikro serta di Mal Pelayanan Publik, dengan sasaran pembersihan malware pada komputer dan laptop yang digunakan oleh admin maupun operator aplikasi.
Selain melakukan pembersihan malware, Tim Tanggap Insiden Siber juga melakukan pemeriksaan terhadap perangkat untuk mengidentifikasi potensi ancaman lain yang dapat memengaruhi keamanan sistem dan data pada perangkat yang digunakan.
Sebagai langkah pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi, Tim Tanggap Insiden Siber juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para admin dan operator terkait praktik keamanan siber yang baik, antara lain pentingnya penggunaan kata sandi yang kuat dan unik, kewaspadaan terhadap tautan maupun lampiran mencurigakan, penerapan autentikasi berlapis apabila tersedia, serta pentingnya melakukan pembaruan sistem dan perangkat lunak secara berkala.
Kepala Bidang Persandian pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo, AKHMAD RIDOWI, S. Kom., MM., mengungkapkan bahwa faktor manusia masih menjadi salah satu pintu masuk utama terjadinya insiden keamanan siber sehingga peningkatan kesadaran dan kapasitas pengguna menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan pada Pemerintah Digital.
"Keamanan siber bukan hanya tanggung jawab pengelola teknologi informasi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna sistem. Melalui kegiatan SABER Malware ini kami berharap perangkat daerah semakin waspada terhadap berbagai modus serangan siber dan mampu menerapkan budaya keamanan informasi dalam aktivitas sehari-hari," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan siber di lingkungan pemerintah daerah guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang aman, andal, dan terpercaya.