
Metode pembayaran menggunakan kode QR (Quick Response) semakin digemari, terutama oleh generasi muda karena kemudahannya. Namun, di balik kenyamanan tersebut, tersimpan risiko keamanan yang mulai menjadi perhatian, salah satunya adalah ancaman quishing. Belum lama ini, sebuah perusahaan energi besar di Amerika Serikat menjadi korban penipuan berbasis kode QR. Para analis keamanan memperingatkan bahwa quishing kini sedang mengalami peningkatan.
Dalam perkembangan teknologi yang semakin pesat, ancaman Keamanan Siber juga terus berkembang, bahkan dari sumber yang tak terduga. Sebuah studi mengejutkan dari para peneliti di Universidad de la República Montevideo, Uruguay, menemukan potensi celah keamanan yang sangat mencengangkan : Data Anda dapat Dicuri oleh Hacker melalui Kabel HDMI. Penemuan ini menyoroti risiko baru yang sebelumnya belum banyak disadari dalam dunia Keamanan Siber.
Di era digital ini, di mana kita semakin bergantung pada teknologi, muncul pula ancaman baru yang mengintai data kita. Salah satu yang paling berbahaya adalah ransomware, sebuah jenis malware yang mengunci dan mengenkripsi data korban, kemudian menuntut tebusan untuk mengembalikannya.
Pada awal tahun 2024, Presiden Joko Widodo menginstruksikan moratorium pembuatan aplikasi dan platform baru di lingkungan Pemerintah Daerah. Hal ini bertujuan untuk mengefektifkan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan mencegah pemborosan anggaran.
Carding adalah sebuah istilah yang merujuk pada kegiatan ilegal yang melibatkan pencurian dan penggunaan informasi kartu kredit orang lain. Para pelaku, yang dikenal sebagai "carder", memanfaatkan data kartu kredit ini untuk melakukan berbagai transaksi, seperti pembelian online, penarikan tunai, atau bahkan transfer dana.
Di balik layar sejarah Indonesia yang gemilang, berdiri kokoh sosok Mayjen TNI (Purn.) dr. Roebiono Kertopati, figur legendaris yang digelari "Bapak Persandian". Namanya mungkin tak seharum para pejuang bersenjata, tapi dedikasinya selama 38 tahun membangun dan membentengi sistem komunikasi rahasia Indonesia tak ternilai harganya. Dia adalah maestro sandi, penenun kode, penjaga gawang informasi, pengaman denyut nadi nasional dari mata dan telinga musuh.